Umumnya orang memandang ketika suami meninggal dunia hanya persoalan kehilangan pasangan yang mendominasi permasalahan didalam sebuah keluarga. Padahal ada hal yang jauh lebih besar yang akan terjadi dan seringkali baru dirasakan ketika hal itu sudah terjadi.
Coba kita lihat bagaimana perjalanan sebuah polis asuransi. 
Ketika seorang agen asuransi datang menawarkan asuransi jiwa kepada para suami, tidak jarang mereka khawatir istrinya tidak setuju, dan istri seringkali khawatir uang belanjanya akan berkurang. Apalagi pasangan muda, mereka selalu merasa perjalanan hidup masih panjang dan yakin bahwa kehidupan akan berjalan selamanya. 
Pernah nggak kita berpikir, bagaimana seandainya takdir berkehendak lain, suami harus meninggal disaat usia masih muda, dimana anak-anak yang ditinggal masih belia ?
Apabila kejadiannya seperti itu, setidaknya ada 3 langkah yang pada umumnya dilakukan istri jika suami meninggal dunia tanpa asuransi jiwa.

1.Pulang ke rumah orantua

Ini juga tergantung bagaimana kondisi orang tua, apakah mereka masih mampu menanggung dan mengurus anak dan cucunya.

2.Bekerja

Walaupun mungkin, sebelumnya istri sudah bekerja, tetapi karena kehilangan sebagian besar penghasilan keluarga, mau nggak mau dia harus kerja lebih keras lagi dan anak-anak mau nggak mau dititipkan kepada pengasuh atau tetangga. Apabila sebelumnya dia tidak bekerja, maka anak seolah-olah kehilangan kedua orang tuanya.
3.Cari suami baru
Ini juga kalau ada yang mau, seandainya mau pun apakah suami baru ini bisa menerima anak-anak seperti adanya? 
Tiga langkah di atas adalah hal yang sering terjadi pada keluarga yang kehilangan Suami pada usia muda. 
Tetapi lain halnya apabila ternyata suami memiliki asuransi jiwa dengan Uang Pertanggungan yang cukup memadai, maka istri masih memiliki pilihan yang keempat, yaitu :

Tetap dapat melanjutkan kehidupan dengan tenang, tidak perlu balik ke rumah ortu, tidak perlu bekerja, dan bahkan tidak perlu suami baru, karena kebutuhan sudah dapat ditutupi oleh warisan dari uang asuransi jiwa suami.

Jadi sebagai sebuah keluarga, rencanakanlah perlindungan sebaik-baiknya, kita tidak pernah tahu kapan resiko itu terjadi.
Kita tinggal memilih, lebih baik memikirkan sekarang saat kita masih baik-baik saja atau kita pikirkan nanti saat bencana itu sudah datang.
Silahkan Anda pikirkan mau pilih yang mana, apabila mau bertanya lebih detail silahkan WA : 08161963144 atau klik gambar dibawah. | Agen : Hikmat Ismiandito, profil klik di SINI