Saat ini untuk mendapatkan Polis Asuransi sebetulnya bukan sesuatu yang sulit, karena banyaknya perusahaan asuransi dan agen yang dapat membantu kita untuk mewujudkannya. Tetapi faktanya jumlah pemegang polis asuransi secara prosentase tidak bertambah secara signifikan.

Hal ini terjadi karena masih ada rasa takut dari sebagian orang untuk membeli asuransi, sehingga muncul kata-kata, Jangan beli polis asuransi !! 

Ada beberapa alasan  yang sering digunakan oleh masyarakat untuk tidak membeli asuransi, yaitu :

 1. Premi Asuransi Mahal
Pada dasarnya semua orang memiliki kebutuhan asuransi, masalahnya banyak faktor yang membuat orang menjadi mundur ketika melihat kewajiban premi yang harus dibayar. Memang bisa saja premi asuransi menjadi mahal.

Salah satu yang memicu premi asuransi menjadi mahal adalah usia masuk yang sudah terlalu tinggi. Karena resiko mengikuti usia, jadi semakin tinggi usia kita, maka kewajiban premi akan semakin tinggi.

Pemicu lainnya adalah sudah memiliki penyakit yang beresiko, sehingga ini membuat adanya tambahan resiko yang akan dibebankan kepada premi asuransinya, yang menyebabkan premi menjadi terlihat mahal.

Bisa juga premi menjadi mahal dikarenakan faktor pekerjaan dan hobi yang beresiko tinggi. Tetapi dibandngkan resiko yang dihadapi, sebetulnya premi itu terlihat semakin murah.

Jadi, sebetulnya kalau kita membeli asuransi pada usia muda dan masih sehat, tentunya preminya pasti akan jauh lebih murah.

2. Nanti belinya saat menjelang tua saja.
Ini adalah keputusan yang kurang tepat, karena semakin tinggi usia kita akan semakin mahal preminya, bahkan kemungkinan sudah tidak dapat diterima, karena ada resiko-resiko penyakit yang sudah tinggi.

Selain itu karena jangka waktu semakin pendek, mungkin dibatasi kemampuan mencari nafkah, ini membuat premi menjadi semakin mahal. 

Jadi hindarilah pernyataan seperti ini.

3. Sudah ada asuransi dari kantor.
Pernyataan ini sering timbul dari para karyawan yang sudah mendapat perlindungan yang besar dari kantornya. Tetapi seringkali mereka lupa, bahwa bekerja selalu ada batas waktunya, dan kalau waktunya sudah tiba tentunya kantor kita juga akan mencabut polis asuransi yang telah disediakan. Masalahnya, ketika kita mencoba membeli Polis Asuransi saat itu tentunya premi dan kondisi kesehatan kita sudah berbeda, sehingga menjadi mahal dan mungkin terbatas perlindungannya.

Jadi, cobalah cari asuransi tambahan yang kita beli sendiri, walaupun perusahaan sudah menyediakannya.

4. Klaim susah
Pernyataan ini paling sering terjadi dilapangan. Pada dasarnya Klaim itu apabila didasari oleh alasan yang tepat dan memang dalam cakupan perlindungan semua proses akan berjalan cepat.

Jadi untuk menghindari hal ini terjadi, caranya cukup mudah, yaitu isi aplikasi dengan sebenar-benarnya dan pelajari polis sebaik-baiknya, kita harus tahu apa saja yang menjadi cakupan perlindungan dan apa saja yang dikecualikan.

5. Ragu dalam membuat keputusan
Sering kali kita berpikir apakah keputusan membeli Polis Asuransi adalah tepat? Kondisi ini sering terjadi terutama karena kita tidak yakin apakah Asuransi dibutuhkan atau tidak. Untuk menjawab pertanyaan itu caranya adalah dengan mencari informasi sebanyak-banyaknya tentang asuransi. 

Jangan pernah khawatir, karena saat ini ada teknologi yang membuat kita sangat mudah mencari informasi, apalagi sudah semakin banyak perusahaan-perusahaan Fintek yang bersaing, sehingga banyak informasi positif yang disampaikan.

6. Lebih baik beli Investasi
Banyak orang berpikir lebih baik berinvestasi, karena pertumbuhan uangnya akan menjadi tinggi. Menurut mereka Asuransi hanyalah biaya, jadi menjadi beban.

Tahukah teman-teman, Investasi sebagus apapun akan menjadi sia-sia ketika kita sakit dan menghabiskan uang banyak. Karena Investasi itu akan habis diambil untuk biaya pengobatan.

Tahukah teman-teman, bahwa di asuransi juga ada produk yang dikombinasi dengan Investasi, yaitu adalah unit link. Bayangkan uang kita bertumbuh tetapi perlindungan juga tetap berjalan. Malah ada produk tambahan yaitu Waiver Premium  yang tidak bisa kita miliki kalau membeli perlindungan yang berdiri sendiri.

Waiver Premium akan membayarkan investasi kita sampai waktu tertentu apabila kita terkena sakit kritis atau meninggal dunia.

Dengan informasi ini, mudah-mudahan teman-teman semakin menyadari bagaimana pentingnya asuransi, karena dengan adanya polis asuransi maka penghasilan dan tabungan kita tetap terjaga apabila kita terkena resiko sakit.